Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 30 September 2009 Indonesia kembali berduka dengan terjadinya gempa bumi yang berkekuatan 7,6 Scala ritcher telah mengguncang Sumatra Barat. Ribuan korban jiwa melayang pada saat itu, ratusan bahkan ribuah rumah dan gedung hancur ratah dengan tanah. Masya Allah, sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan bangsa ini. Apa yang salah dengan bangsa ini, kenapa musibah ini datang secara bertubi-tubi?
Jika kita coba merenungkan akan kejadian yang telah meluluh lantahkan Indonesia memiliki makna dan hikmah yang sangat luar biasa, karena musibah gempa bumi yang terjadi di Sumatra Barat bukan hanya sekedar musibah biasa, namun ada arti sendiri yang jika kita mau mempelajarinya. Dalam artikel saya kali ini, saya bukan untuk menggurui atau menyalahkan, namun saya ingin mengajak kepada semua makhluk pada umumnya dan semua pengunjung blog akupasrah.com ini pada khususnya.
Pada gempa bumi yang terjadi di Sumatera Barat tersebut, ada beberapa hal yang membuat saya gusar dan takut sekali, yaitu waktu pada saat terjadinya gempa utama hingga ke 3 x gempa susulan. Seperti kita ketahui bahwa gempa utama terjadi pada pukul 17:16 WIB, beberapa menit kemudian di susul dengan gempa kedua pada pukul 17:38, selanjutnya gempa ketiga pada esok paginya pukul 08:31 dan yang terakhir atau gempa yang keempat pada pukul 08:52. Kenapa saya hanya mencatat waktu hanya keempat gempa tersebut, sedangkan diberita dan beberapa meda mengatakan bahwa masih ada gempa susulan lain yang juga terjadi di Sumatera Barat? Karena setelah gempa yang ke empat tersebut, gempa susulan yang selanjutnya terjadi di luar Sumatera, tepatnya di Sulawesi Utara.
Sebenarnya apa makna dari angka waktu tersebut? Karena jika kita coba membuka Ayat Suci Al-Qur’an dan mencocokan angka tersebut maka kita akan menemukan makna dan hikmah dari kejadian tersebut. Pertama, pukul 17:16 atau di dalam Al-Qu’an yaitu surat Al-Isra’ (17) ayat 16 yang isinya : “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (suatu mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (QS. 17:16)”
Kedua, terjadi pada pukul 17:38 “Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Rabbmu. (QS. 17:38)”, ketiga, pada pukul 08:31 yaitu pada Surat Al-Anfal “Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menghendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (Al-Quran) ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang-orang purbakala. (QS. 8:31)”, keempat, pada pukul 08:52 “(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Firaun dan pengikut-pengikutnya serta orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat keras siksa-Nya. (QS. 8:52)”.
Dari keempat waktu yang saya coba samakan angkanya dengan Surat dan Ayat Al-Qur’an, maka sesungguhnya angka musibah gempa bumi di Sumatera Barat merupakan peringatan dan teguran dari Allah SWT….Astaghfirullah….
Mudah-mudahan dengan kejadian seperti ini, kita dapat bermuhasabah diri bahwa sesungguhnya kia hanya makhluk kecil yang bukan apa-apa. Marilah kita rubah sikap dan tingkah laku kita kepada Sang Maha Pencipta agar musibah seperti ini tidak terjadi lagi di negeri ini sehingga negeri ini akan dapat mengembalikan jati diri bangsa yang telah hilang sebagai bangsa yang beragama.
Google Translate
- Mengembalikan Jati Diri Bangsa
- MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA
- Berjudi dengan Allah
- Kontes SEO Cinta Pandeglang “Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang”
- MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA dalam Kontes SEO
- Memaknai arti Kemerdekaan di Bulan Ramadhan
- KENALI DAN KUNJUNGI OBJEK WISATA DI PANDEGLANG
- Belajar dari Pemilu Pilpres 2009
- Stop Dreaming Start Action Dengan Berjiwa Besar


Oct 5, 2009 at 16:16:25
bangsa indonesia udah kena azzab.
Oct 19, 2009 at 17:18:59
apa yang disampaikan mungkin ada benarnya sama seperti ahli gempa melihat secara ilmiah, tapi mungkin semua itu kita hanya bisa mengambil pelajaran dan hikmah yang terkandung dari setiap musibah yang ada.
namun yang pasti semua makhluk dimuka bumi ini kan trus di uji Allah S.W.T. untuk menaikkan drajat keimanannya.
tks.